Proses Pembuatan dan Produksi Tali Tross Kapal

Tali Tross Kapal

Banyak yang penasaran mengenai bagaimana cara membuat atau memproduksi tali tross kapal. Jika dilihat bahan utama pembuatan, tali tross atau biasanya disebut sebagai tali tambatan kapal memang terbuat dari serat alami. Serat yang digunakan antara lain manila, hemp, katun, jute dan sisal. 

Sisal didapatkan dari campuran bahan alam yang ada di serat sejumlah tanaman seperti kelapa, abaca, agave dan beberapa bahan serat lainnya. Semua bahan ini sudah lama digunakan sejak jaman dahulu. Dimana bahan alami ini pada awalnya memang dipakai orang-orang terdahulu dalam memilin dan membuat tali tambat kapal.

Dengan perkembangan teknologi, ukuran kapal memang semakin beragam. Baik dari segi alat transportasi maupun sebagai media mengangkut barang dalam ukuran besar. Makanya pemakaian bahan dasar serat alami saat ini beralih ke bahan sistetis. Hal ini memang bertujuan membuat tali tambat yang jauh lebih kuat dan fleksibel dari segi fungsinya.

Bahan-bahan serat sintetis yang dipakai antara lain Polyethylene (PE), Polypropylene (PP Mono), Polyester dan Nylon. Dari sejumlah bahan serat sistetis tersebut akan didapatkan pilinan tali dengan breakng  load tinggi namun kisaran harganya yang lebih terjangkau pemakainya.

Tahap Pembuatan Tali Tross Kapal

Untuk menghasilkan tali tross kapal dengan kualitas bagus dan memiliki kekuatan, dibutuhkan proses yang panjang didalam pembuatannya. Untuk memberikan gambaran, berikut ini prosesnya.

  • Tahap pertama biasanya disebut dengan extrusi. Dimana dalam proses ini biji plastik akan mengalami proses extrusi yaitu dipanaskan sampai berubah bentuk menjadi serat / yarn. Lalu setelah mengalami proses ini maka akan masuk ke proses twisting. 
  • Tahapan kedua yaitu twisting, dimana dalam proses kedua ini juga akan mengalami proses stranding. Serat yang sudah diratakan lantas diputar. Pada proses perputaran dan pemilinan ini maka serat akan mengalami proses panjang yang dikenal menjadi strand.
  • Tahapan terakhir yaitu closing. Hasil pilinan sejumlah serat akan masuk ke proses pemilinan dengan kombinasi bahan lain. Tali tross akan dianggap sudah jadi menurut beberapa bahan utama yang digunakan pihak distributor.

Selama ini tali tross kapal juga digategorikan menjadi beberapa jenis menurut bahan dan jenisnya. Ada jenis tali PP Monofilament, PP Multifilament, Wire Rope dan tali Nylon. Untuk memberikan kekuatan di sisi dermaga, pihak pelabuhan memang harus menyesuaikan jenis dan kegunaan tali tambatan berdasarkan jenis kapal yang akan ditambati.